Guru Daerah Terpencil di Inhu Tidak Terima Tunjangan Khusus dari APBN

Jumat, 14 September 2018 - 13:21:59 WIB | Di Baca : 431 Kali
Guru Daerah Terpencil di Inhu Tidak Terima Tunjangan Khusus dari APBN Ilustrasi
INHU - Ada puluhan guru pada desa yang dianggap terpencil tak menerima tunjangan khusus dari APBN melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Indragiri Hulu (Inhu) . Hal ini terjadi karena adanya ketidaksesuaian  antara data dari Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa) dengan kondisi lapangan. 
 
Sekretaris Disdikbud Inhu, Isnidar didampingi Bendahara Disdikbud Inhu, Irwan Sartika mengungkapkan bahwa pada Bulan Mei 2018 lalu pihaknya melakukan pertemuan dengan Direktorat Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)  RI dan juga pihak Direktorat Jenderal PK Kementrian Keuangan (Kemenkeu). Pertemuan yang dilakukan di Batam tersebut membahas tentang rekonsiliasi dan verifikasi penyampaian kelengkapan laporan penyampaian dana tunjangan guru melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik pada tahun 2017. 
 
Namun Pemkab Inhu menyatakan menolak SK Tunjangan Khusus Guru yang ditetapkan untuk Kabupaten Inhu. Hal ini kata Isnidar karena data tersebut sudah tidak relevan dengan kondisi di lapangan. 
 
"Pada SK yang kita terima ada sekira 31 desa yang termasuk daerah terpencil, namun data itu itu tidak sesuai dengan yang di lapangan. Karena sejumlah daerah yang disebut terpencil kondisinya tidak terpencil, sebaliknya sejumlah daerah yang harusnya termasuk kategori terpencil namun tidak dimasukan dalam SK tersebut," katanya, Kamis (13/9/2018).
 
Alasan itu mereka menolak SK tersebut. Namun Disdikbud Inhu tetap berupaya agar para guru dan tenaga pendidikan yang bertugas di daerah terpencil bisa mendapatkan haknya. Seperti yang disampaikannya, nilai anggaran yang bakal diterima Inhu sebesar Rp 10 Miliar. Maka dengan dana sebesar itu, setiap guru bisa mendapatkan tunjangan penghasilan khusus sebesar Rp 1,5 juta per bulan.
 
 
 
 
Sumber: swarainhu.com

Akses weRiau.com Via Mobile m.weriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT

Mendikbud: Menghormati Guru Sama dengan Menghormati Kiai

Sabtu, 17 Februari 2018 - 16:43:26 WIB

weRiau.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengingatkan, menghormati seorang guru adalah hal mutlak yang harus dilakukan seorang pelajar. Ia mengasosiasikan hubungan murid dengan

BI Hancurkan Uang Tidak Layak Edar Senilai Rp 10 triliun

Selasa, 24 Januari 2017 - 19:53:01 WIB

weRiau.com - Selama tahun 2016 ditemukan uang senilai Rp 10 triliun yang sudah tidak layak edar karena kondisinya sudah rusak atau lusuh. Uang itu kemudian dihancurkan agar tidak digunakan lagi sebaga

Harga BBM Non Subsidi Naik Rp 300 Mulai 5 Januari 2017

Kamis, 05 Januari 2017 - 10:50:40 WIB

weRiau.com - PT Pertamina (persero) per 5 Januari 2017 akan menaikan harga jual seluruh jenis BBM non subisi, seperti pertamax series, pertalite dan dexlite masing-masing sebesar Rp 300 dari harga seb

LKSN Tingkat Provinsi

Siswa Disabilitas Dimotivasi Kembangkan Keterampilan

Selasa, 16 Mei 2017 - 10:50:07 WIB

PEKANBARU - Ahad Malam (14/05), Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Riau, Anasri S.H, membuka secara resmi Lomba Keterampilan Siswa Nasional (LKSN) Se Provinsi Riau tahun 2017 di salahsatu hotel di P

Asyik ...Disdikbud Inhu Salurkan Tunjangan Profesi Guru Senilai Rp23,6 Miliar Lebih

Selasa, 01 Agustus 2017 - 14:16:19 WIB

INHU - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) kembali menyalurkan pembayaran tunjangan profesi guru triwulan II tahun 2017 untuk 1.940 guru TK, SD dan SMP serta Pe

Open Tournamen Bola Volly SMK Kesehatan Har kausyar Rengat Barat

Besok Pagi, SMPN 1 Lirik vs SMPN 3 Lirik Bertanding di Final

Jumat, 07 April 2017 - 22:29:54 WIB

INHU - Berkat usaha disertai do'a, Tim Bola Volly Putra SMP Negeri 1 Lirik berhasil melaju ke babak final open tournamen bola volly SMK Kesehatan Har kausyar Rengat Barat. Dalam laga final yang akan