Selama Tujuh Bulan Jadi Buron Kejati Riau, Iskandar Menyamar Sebagai Dosen dan Dokter

Senin, 03 September 2018 - 03:44:12 WIB | Di Baca : 645 Kali
Selama Tujuh Bulan Jadi Buron Kejati Riau, Iskandar Menyamar Sebagai Dosen dan Dokter Buron Kejati Riau Iskandar diamankan di Medan. (Foto:Istimewa)
PEKANBARU - Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara mengungkap, buron terpidana kasus korupsi pemungutan biaya vaksin meningitis terhadap calon jemaah umrah di Pekanbaru tahun 2011-2012, Iskandar (52) sempat menyamar sebagai dosen di STIKES Senior Medan.
 
"Selain itu, buronan selama tujuh bulan bekerja sebagai dokter di Rumah Estomihi dan Klinik Bunda Medan," kata Kasi Penkum Kejati Sumut Sumanggar Siagian, Sabtu kemarin di Medan.
 
Perkara terpidana Iskandar telah berkekuatan hukum tetap berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor: 582.K/Pid.Sus/2014 tanggal 21 Mei 2014.
 
"Buronan Kejari Pekanbaru diamankan Tim Intelijen dipimpin Asintel Kejati Sumut Leo Simanjuntak di kompleks Taman Umar Asri Blok B 10 Keluarga Glugur Darat 1 Kecamatan Medan Timur, Jumat (29/8/2018) sekitar pukul 18.50 WIB," ujar Sumanggar.
 
Dikatakan, penemuan daftar pencarian orang (DPO) atau buronan itu berdasarkan informasi dari masyarakat. Kejaksaan kemudian melakukan pengintaian (surveilance) selama dua minggu dan akhirnya ditemukan di kompleks Taman Umar Asri.
 
"Terpidana ini telah dilakukan pemanggilan sebanyak tiga kali oleh Kejari Pekanbaru. Namun, tidak diindahkan dan akhirnya ditetapkan DPO," ucapnya.
 
Sumanggar menjelaskan, Kejaksaan Tinggi Riau mengeluarkan surat perihal permohonan pencarian terpidana atas nama dr. Iskandar, Nomor: R-330/N.4/Dsp.3/08/2018 tanggal Agustus 2018 kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.
 
Terpidana Iskandar yang merupakan Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Pekanbaru, bersama-sama dengan Mariane Donse boru Tobing melakukan tindak pidana korupsi dalam pemungutan biaya pemberian vaksin meningitis kepada jemaah calon umrah pada tahun 2011 s.d. 2012. Akibat perbuatannya, negara dirugikan sebesar Rp291.240.000,00.
 
Buron Iskandar merupakan atasan dari terpidana Mariane yang telah ditangkap oleh Kejati Sumut di Tarutung, 27 Juli 2018, kemudian diserahkan ke Kejati Riau. "Buron Iskandar juga telah diserahkan Kejati Sumut ke Kejati Riau, Kamis (31/8) pukul 12.30 WIB, dan langsung dibawa ke Pekanbaru," kata juru bicara Kejati Sumut itu.
 
 
 
Sumber: antara

Akses weRiau.com Via Mobile m.weriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT

Novel Baswedan Anggap Teror yang Dialaminya Energi Baru untuk Berantas Korupsi

Sabtu, 05 Agustus 2017 - 14:45:54 WIB

weRiau.com - Empat bulan berlalu sejak penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan disiram air keras oleh dua orang tak dikenal pada Selasa, 11 April 2017. Serangan itu membuat kondisi

Oalah, Ditinggal 10 Menit Belanja, Motor Warga Belilas Hilang

Selasa, 21 Maret 2017 - 14:20:49 WIB

INHU - Kejadian pencurian kendaraan bermotor semakin merajalela di wilayah hukum Polres Inhu. Baru- baru ini, pada Jum'at (17/3/2017) hanya ditinggal 10 menit belanja di Mini Market, sebuah sepeda mot

Masyarakat Sungai Buluh Kuansing, digegerkan Dengan Penemuan Mayat didalam Parit

Kamis, 02 November 2017 - 18:34:07 WIB

KUANSING - Kamis (2/11/ 2017) siang sekira pukul 12.00 WIB, masyarakat Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuansing digegerkan dengan penemuan seorang mayat di Jalan poros F1 yang

Antisipasi Karlahut, Danrem 031 Wirabima Berikan Arahan Kepada Anggota Makodim 0302 Inhu

Selasa, 25 Juli 2017 - 13:28:05 WIB

RENGAT - Hari Senin, pada pukul 15.35 WIB, Danrem 031 Wira Bima, Brigjen TNI Abdul Karim beserta Kepala BPBD Provinsi Riau dan di dampingi Plt Sekda Inhu sampai di Makodim 0302 Inhu menuju ruang Dandi

Guru-guru di Kuansing Tempuh Jalur Hukum, 4 Bulan Tunjangan Sertifikasi Tak Dibayar

Ahad, 08 Januari 2017 - 13:58:46 WIB

TELUK KUANTAN (weRiau.com) - Tunjangan sertifikasi guru di Kabupaten Kuantan Singingi sudah 4 bulan tak dibayar, mulai September hingga Desember di tahun 2016. Hingga sekarang tak juga ada kejelasan m

Tak Sampai 24 Jam

Dua Pencuri Mobil Pick Up Diringkus Polisi

Sabtu, 30 September 2017 - 20:44:52 WIB

Tak sampai 24 jam, Polsek Pasir Penyu berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor roda empat dan meringkus dua pelaku